Ada apa sebenarnya?

Selasa, 01 Desember 2009 12/01/2009 04:03:00 PM By Suara Surabaya , In , , ,

Bocornya segelintir informasi dari kalangan “orang dalam” dan para pengamat,
membuat publik mulai tertarik akan hal ini.
Kenapa bencana ini begitu dirahasiakan
dari masyarakat luas? Jika sampai membuat kegemparan global, maka akan
mempengaruhi pasar uang serta mengakibatkan lumpuhnya perekonomian dunia.
Seharusnya masyarakat luas diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri.
Mudahmudahan,
setelah membaca ini, kita bisa semakin waspada ya!
Oke..saat ini, kalau kita jeli mengamati perkembangan bencana alam, jumlah kejadian
bencana alam semakin banyak. Ini diakibatkan koneksi plasmatic elektromagnetis
antar planet. Sudah pernah dengar dong, kalau matahari KONON memiliki kembaran
yang gelap (versi gelapnya matahari). Nah, disitulah lokasi mengorbitnya Planet X.
Tepat diantara matahari dan kembarannya.
Catatan : kembaran matahari tidak terlihat dengan mata kita.
Tapi, para ilmuwan sudah menemukannya. Dalam “Illustrated Science & Invention
Encyclopedia” volume ke 18, terbitan tahun 19871989,
sudah dicantumkan soal
keberadaan kembaran matahari ini.
Sekelompok ilmuwan Rusia mengadakan rangkaian pertemuan di tahun 2000, untuk
mendiskusikan planet X. Hal ini menjadi sumber berita Reuter dengan headline
“Kejadian di tahun 2003” (diterbitkan Kantor Berita Reuter, edisi 13 September 2000)
Inti pertemuan tersebut adalah mengenai musibah kedatangan Planet X, yang
keberadaannya sudah di monitor dari observatori Rusia. Para ilmuwan bertanyatanya,
jika ini terjadi, akankah Rusia masih tetap ada?

Ilmuwan Andrei Shukshin menyatakan, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang
pengurangan jumlah penduduk global secara besarbesaran,
akibat peristiwa ini.
Yang pasti, Planet X memang ada dan mengorbit. Tapi, akankah bertabrakan dengan
bumi? Ini yang masih dipelajari.
Di Observatori St.Petersburg Rusia, pengamatan seputar Planet X berlangsung
intensif. Ilmuwan disana menamai planet ini dengan sebutan “Raja Sun” atau
“Bintang Yang Besar”.
Tak banyak ilmuwan yang bersedia membagi informasi soal planet ini, karena
kekhawatiran akan menimbulkan kepanikan global. Dan banyak pegawai NASA yang
diamdiam
membuat “home dome” yaitu rumah khusus, dengan konstruksi khusus,
yang bersifat tahan topan badai, tahan gempa dan angin tornado. “Home dome” harus
dibangun di area perbukitan, jauh dari pantai.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Nu gelo, kiamat rahasia Allah dan moal aya nu salamet andai kajadian kiamat. Kiamat moal kajadian mun aya keneh nu adzan, can aya dajjal jeung can turun nabi Isa AS ti langit.

27 Desember 2012 pukul 13.34

Posting Komentar